Kepedulian Kecamatan Bakam dalam Pencegahan Stunting

BuwanaNews Menindak lanjuti program pemerintah dalam hal pencegahan stunting, Pada hari ini tgl 27 mei 2025 bertempat di gedung serba guna kantor camat kecamatan bakam telah dilaksanakan kegiatan penyerahan bantuan kepada baduta (Bayi dibawah Dua Tahun) yang beresiko stunting.

Dalam kegiatan tersebut di hadiri oleh camat Bakam Ridwan serta perwakilan dari BKKBN PROVINSI, perwakilan dari DP2KBP3A KABUPATEN, FORKOPINCAM tingkat kecamatan, anak2 baduta beserta orang tua, serta para kader.

Acara diawali dengan pembukaan yang disampaikan oleh bapak ridwan selaku camat Bakam Ridwan, Dalam sambutannya beliau mengucapkan terimakasih kepada pihak perusahaan atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada baduta yang beresiko stunting di kecamatan bakam. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lainnya untuk peduli dengan kesehatan dan kualitas hidup masyarakat, dan kedepan kami berharap kegiatan sosial masyarakat seperti ini tetap dilaksanakan kata Ridwan.

Adapun perusahaan yang andil dalam kegiatan genting ( Gerakan Pencegahan stanting) adalah PT. GML , PT MAS KAPUK, PT.GCM dan PT payung, sedangkan perusahaan lain belum terketuk hatinya untuk membantu pencegahan stunting di kecamatan bakam, untuk itu kami akan memberikan apresiasi kepada ke 4 perusahaan tersebut dengan memberikan piagam penghargaan di kegiatan 3 bulan yang akan datang.
Lebih lanjut kata Ridwan kami mewakili kecamatan Bakam mengucapkan terima kasih dan Apresiasi kepada pihak perusahaan yang terlibat.

Dalam acara tersebut diadakan Makan bubur kacang hijau bersama serta pemberian susu serta telur 3 butir perhari selama 3 bulan serta susu untuk Baduta, ungkap Ridwan ketika di wawancara awak media.

Sementara itu bapak zulwardi batu bara selaku perwakilan dari BKKBN PROVINSI, dalam sambutannya mengatakan ucapan terimakasih kepada pihak kecamatan dan perusahaan yang telah berusaha memfasilitasi dan mitra kerja dalam rangka percepatan penurunan stunting di kecamatan bakam. Beliau juga berharap semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi kecamatan lain dan pihak lain serta memberikan sebuah energi baru untuk menjadi contoh bahwa penurunan stunting menjadi tugas kita bersama pungkasnya.

Sedangkan sambutan dari ibu yusnita selaku perwakilan dari DP2KBP3A KABUPATEN mengatakan bahwa dalam kegiatan penyerahan bantuan GENTING tingkat kecamatan bakam tahun 2025 bertujuan untuk membantu langsung keluarga sasaran melalui pendampingan dan bantuan dan ini merupakan inisiatif sosial seluruh unsur masyarakat dalam mengurangi jumlah keluarga beresiko stunting.

Team Redaksi

Dalam Dekapan Senja

BuwanaNews Cinta tak pernah menua. Ia tak memilih usia, tak bertanya apakah hati masih sanggup berbunga. Ia datangβ€”diam-diam, perlahanβ€”di antara dua jiwa yang pernah patah, lalu menyulam harapan di usia senja.

Djamal Dillah dan Mardiana bukanlah kisah cinta pertama. Namun, kisah mereka adalah cinta yang istimewa. Djamal, seorang duda yang hidup dalam sunyi. Mardiana, seorang janda yang lebih dulu ditinggal belahan jiwanya. Mereka bertetanggaβ€”hanya berjarak dua rumahβ€”namun hati mereka telah lama saling menyapa dalam diam.

Setiap pagi, Djamal memandang Mardiana dari balik jendela. Perempuan itu masih setia menyiram bunga, seolah tengah merawat kenangan yang tak pernah layu. Setiap senja, Mardiana mencuri pandang pada lelaki yang duduk termenung, menanti sesuatu yang tak ia tahu pasti.

Lalu cinta datang, seperti hujan di musim kemarau. Tak deras, tak terburu-buru, namun cukup untuk membuat tanah hati mereka kembali subur. Djamal memberanikan diri meminang Mardianaβ€”bukan untuk menjadi cinta yang membakar gairah, melainkan sebagai pelengkap sunyi, teman berbagi tawa, sandaran di hari-hari senyap.

Mardiana menerima. Mereka menikah dalam kesederhanaan. Tanpa pesta, tanpa denting piano atau karangan bunga. Hanya tatapan haru, genggaman erat, dan janji dalam diam: kita akan saling menjaga hingga akhir usia.

Hari-hari mereka berjalan damai. Tawa kecil mengisi ruang yang dulu sunyi. Obrolan ringan, saling menyuap di meja makan, doa bersama sebelum tidur. Tak ada yang mewah, namun semuanya terasa cukupβ€”karena cinta hadir dalam bentuk paling murni: kebersamaan.

Hingga suatu pagi, takdir datang tanpa salam.

Sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai kepala rumah tangga, Djamal naik ke atap dapur untuk memperbaiki kebocoran kecil yang membuat air menetes sejak malam. Ia ingin istrinya nyaman, tak resah saat hujan turun. Tapi siapa sangka, langkahnya tergelincir. Djamal jatuh. Kepalanya membentur lantai. Tubuhnya terbujur kaku. Tanpa rintihan. Tanpa keluhan. Diam. Beku.

Djamal tutup usia dalam pelukan dan dekapan Mardiana, di usia 73 tahun, Sabtu 24 Mei 2025.

Mardiana yang sedang di kamar, berlari ke dapur setelah mendengar teriakan cucunya, β€œKakek jatuh!” Ia panik. β€œBapak!” serunya. Tapi suaminya tak bergerak. Ia memeluk tubuh itu yang mulai dingin, memanggil-manggil namanya dengan isak yang memecah pagi. Dalam dekapannya, Mardiana merasa dunia runtuh perlahan. Sosok yang selama ini menjadi sandaran hidupnya, pelindung yang penuh kasih, kini telah pergiβ€”begitu tiba-tiba, tanpa pamit, tanpa sempat mengucap kata perpisahan.

Tangisnya menggema, menggugah para tetangga yang segera berdatangan. Mereka membopong Djamal ke rumah sakit. Namun takdir telah lebih dulu memeluknya. Dokter berkata pelan, β€œMaaf, Bu… beliau sudah tiada sebelum tiba di UGD.”

Mardiana menangis, namun kali ini air matanya terasa berbeda. Dulu, ia pernah kehilangan suami yang menemaninya sejak muda. Puluhan tahun mereka habiskan bersama, membesarkan anak-anak, menua dalam suka dan duka. Tapi kehilangan kali ini terasa lebih menusuk.

Kebersamaannya dengan Djamal mungkin hanya sebentar, namun terasa lebih dalam. Tak ada anak cucu yang tinggal serumah, tak ada hiruk pikuk keluarga besar. Hanya mereka berduaβ€”dalam diam yang saling mengisi, dalam kesunyian yang terasa lengkap.

Setiap hari bersamanya adalah anugerah. Djamal hadir bukan hanya sebagai suami, tetapi sebagai sahabat yang mendengarkan, sebagai pelindung yang menguatkan, sebagai lelaki yang menempatkan cinta dalam tindakan kecil namun bermakna. Kepergiannya meninggalkan ruang kosong yang tak tergantikan. Mardiana merasa seolah kehilangan separuh jiwanya.

Kebahagiaan mereka bukan tentang makanan mewah, bukan tentang perjalanan liburan. Kebahagiaan mereka hadir saat menjalani hari demi hari bersamaβ€”menyedu teh, berbagi selimut, tersenyum dalam lirih, saling menyapa dalam doa.

Kini, Mardiana sendiri lagi. Namun ia tidak benar-benar kesepian. Sebab cinta itu masih tinggalβ€”di cangkir teh yang kini hanya satu, di kursi goyang yang tetap berayun perlahan, di bunga-bunga yang tak pernah absen disiram.

Cinta mereka tak selesai. Ia hanya berpindah rupa.

Dalam dekapan senja, cinta itu tetap menyala.
Tenang. Abadi.

———————–

Tulisan ini adalah kisah nyata yang didedikasikan untuk mengenang dua insan luar biasa, dan sosok seorang Djamalβ€”suami yang sabar, penyayang, serta pelindung penuh kasih.

Oleh : Zen Adebi

Nelayan Babel Tak Perlu Lagi Urus Gros Akta Kapal ke Luar Daerah, Ini Pesan Ketua HNSI

BuwanaNews Sungailiat-Kabar baik datang untuk para nelayan di Kepulauan Bangka Belitung. Proses pengurusan grosse akta kapal kini tidak lagi harus dilakukan ke luar daerah seperti Jakarta, Palembang, bahkan Medan. Hal ini disampaikan langsung oleh Ketua DPD Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Bangka Belitung, Ridwan, dalam wawancara dengan media BEN GROUP, Jumat (23/05).

“Grosse akta kapal adalah salinan sah dari akta pendaftaran kapal yang berfungsi sebagai bukti kepemilikan. Selama ini nelayan kita mengurusnya ke luar Babel. Kini, cukup ke KSOP Pangkalbalam,” jelas Ridwan.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya, yang dianggap telah memperjuangkan keluhan para nelayan terkait kesulitan administrasi kapal selama ini.

“Kami sangat mengapresiasi perjuangan Pak Didit. Sekarang nelayan bisa urus sendiri surat kapalnya tanpa perlu perantara atau calo. Ini sangat membantu mengurangi biaya yang sebelumnya bisa mencapai puluhan juta,” ujar Ridwan.

Menurutnya, dengan pengurusan langsung, nelayan juga bisa belajar memahami prosedur administrasi kapal secara mandiri dan bertanggung jawab atas dokumen kapalnya sendiri.

Saat dikonfirmasi secara terpisah, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya mengatakan bahwa memperjuangkan kebutuhan masyarakat adalah bagian dari tugas utama DPRD.

“Sudah jadi kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk mendengar dan menindaklanjuti keluhan masyarakat, termasuk nelayan kita,” ujarnya singkat.

Menutup wawancara, Ridwan kembali menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Atas nama DPD HNSI Kepulauan Bangka Belitung bersama seluruh DPC HNSI se-Babel, kami ucapkan terima kasih kepada Ketua DPRD Babel. Perjuangan beliau adalah angin segar bagi masa depan nelayan kita,” tutup Ridwan@ red.

Apresiasi Tertinggi untuk Ketua DPRD Babel

BuwanaNews Sungailiat, 23/05/2025 Grosse akta kapal adalah salinan sah dari akta pendaftaran kapal yang dibuat oleh pejabat pendaftar dan pencatat balik nama kapal. Dokumen ini berfungsi sebagai bukti kepemilikan kapal dan diterbitkan kepada pemilik kapal sebagai tanda bahwa kapal tersebut telah terdaftar secara sah.

Ridwan sebagai Ketua DPD HNSI Bangka Belitung dalam wawancara dengan media BEN GROUP mengatakan Selama ini nelayan kita melakukan proses pengurusan gros akte kapal itu dibeberapa wilayah diluar Babel, dijakarta, Palembang bahkan sampai di Belawan Medan.

Kami DPD HNSI Babel mengucapkan terimakasih dan juga sangat mengapresiasi kepada ketua DPRD Propinsi Kepulauan Bangka Belitung Bapak Didit Srigusjaya yang sudah memperjuangkan permasalahan nelayan tentang administrasi kapal nelayan..

Untuk itu kami sampaikan kepada nelayan seluruh Kepulauan Bangka Belitung untuk administrasi pembuatan surat kapal tidak perlu lagi sampai keluar Daerah. Silahkan ke KSOP pangkal balam untuk administrasi gros akte kapal nelayan, urus sendiri surat kapalnya, jangan melalui orang lain atau calo sehingga meminimalkan pengeluaran,..

Selama ini kapal nelayan untuk melakukan proses pengurusan sampai puluhan juta melalui calo dapat melakukan proses pengurusan sendiri, agar nelayan bisa belajar secara langsung terkait permasalahan apapun yang dihadapi dalam proses administrasi kapal nelayan.

Ketika di konfirmasi awak media kepada ketua DPRD Bangka Belitung Didit Srigusjaya mengatakan sudah menjadi tugas DPRD Babel sebagai perwakilan Rakyat untuk memperjuangkan kepentingan Rakyat Babel, pangkas nya.

Sekali lagi Saya Ridwan Ketua DPD HNSI kepulauan Bangka Belitung beserta DPC HNSI se bangka Belitung, mewakili teman-teman nelayan mengucapkan. Terimakasih kepada ketua DPRD babel yang sudah memperjuangkan keluh kesah nelayan terkait permasalahan administrasi nelayan, Ucap Ridwan menutup pembicaraan dengan team media.

KA DPD-08 LIN BABEL DESAK PEMILIK IUP DAN APH TANGKAP TI ILEGAL di IUP PT.TIMAH LAUT TOBOALI

KA DPD-08 LIN BABEL DESAK PEMI

BuwanaNews TOBOALI, POSBERNAS, – Himbauan hingga penindakan sepertinya tidak memberikan efek jera, terbukti kegiatan ilegal masih saja terus menerus berlangsung tak tangung tangung malam haripun perjarahan timah dengan cara ditambang terus dilakukan tidak ubahnya para penambang ilegal bergaya premanisme, objek kegiatan di laut Toboali Kabupaten Bangka Selatan Provinsi Bangka Belitung dalam izin usaha pertambangan (IUP) milik PT.Timah,Tbk. Kamis 21/05

Dari penelusuran dan pantauan Tim awak media ini terlihat jelas aktivitas Tambang ilegal terus menerus berlangsung, dan terang terangan penjarahan pasir timah dilakukan

Ketua Lembaga Investigasi Negara Provinsi Bangka Belitung (DPD-08 LIN BABEL), Mendesak segera Pemilik IUP PT.Timah dan aparat penegak hukum (APH) menindak tegas aksi-aksi yang merugikan negara apalagi dilakukan dengan cara-cara ilegal itu tidak dibenarkan.”tegas Ibrahim

“Ini Negara Hukum segala sesuatunya diatur, bila melanggar itu menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum.”sebutnya

Senada sebelumnya disampaikan Norman Adjis Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Bangka Selatan di sapa Manmurai angkat bicara, Ia meminta kepada PT Timah sebagai perusahaan bagian dari BUMN agar segera mengambil langkah tegas dalam melakukan penindakan hukum jangan setengah hati.

β€œPT timah harus mengambil langkah hukum dengan tegas agar tidak terjadi pembiaran, Jika PT Timah tidak berani serahkan kepada aparat penegak hukum,” kata Norman Adjis ketua PPM Norman

Menurut Norman Adjis, Jika ada pembiaran seperti ini artinya negara yang dirugikan, karena PT Timah adalah bagian dari plat merah yang ditunjuk secara sah melakukan penambangan.

β€œPT Timah adalah perusahaan plat merah yang dipercaya oleh negara untuk melakukan penambangan yang sah,” bebernya

PT Timah tidak boleh takut dengan oknum penambang apalagi kepada cukong-cukong siapapun yang ada di belakang mereka, PT timah harus menjalankan tugas sebagaimana telah di atur dalam undang – undang,” jelasnya

β€œKami sebagai putra daerah sangat kecewa jika PT Timah tidak berani untuk memberantas hal ini, untuk apa negeri kami dirugikan oleh cukong-cukong yang notabene nya dari luar, kepada bapak Kapolda Kepulauan Bangka Belitung agar menindak lanjuti permasalahan ini.”pungkas

Terpisah Kepala Divisi Pengamanan (Kadiv PAM) PT.Timah, Tbk Kombes Pol Gatot mengatakan, terimkasi infonya dalam waktu dekat ditindak tegas.” jawabnya singkat

Tambang Ilegal di Depan Puri Ansel Ditertibkan, Warga Harap Tak Terulang Lagi

BuwanaNews Bangka β€” Setelah lama menjadi keluhan masyarakat dan sorotan media, aktivitas tambang ilegal di kawasan perairan depan objek wisata Puri Ansel akhirnya ditertibkan oleh aparat kepolisian, Selasa (20/05).

Jajaran Polres Bangka melalui Satuan Polisi Air dan Udara (Polairud) turun langsung ke lokasi untuk menghentikan kegiatan tambang tanpa izin tersebut.

Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya, S.H., S.I.K., memerintahkan Kasat Polairud untuk segera menindak tegas aktivitas tambang atau ponton ilegal yang beroperasi tanpa izin resmi di sekitar Puri Ansel.

“Benar, kami telah mendapat perintah langsung dari Bapak Kapolres untuk melakukan penertiban terhadap tambang ilegal yang berada tepat di depan kawasan wisata Puri Ansel, yang selama ini memang sudah sangat meresahkan dan menjadi perbincangan publik,” ujar AKP Arif Fabilah, S.H., Kasat Polairud Polres Bangka, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon oleh tim Buwana Eksklusif News. Ia turut didampingi oleh Kanit Gakkum Polairud, IPDA Agus Indra Irawan.

AKP Arif menegaskan bahwa para penambang ilegal yang tidak memiliki izin usaha pertambangan (IUP) dari PT Timah diminta untuk segera menghentikan aktivitas dan meninggalkan lokasi.

Langkah penertiban ini dilakukan sebagai bentuk respon cepat dan nyata atas laporan masyarakat kepada Polres Bangka terkait maraknya aktivitas tambang ilegal yang dinilai merusak lingkungan dan mengganggu ketertiban umum.

Masyarakat menyambut baik langkah tegas yang diambil pihak kepolisian. Mereka berharap penertiban ini tidak berhenti sebagai tindakan sesaat, namun dapat menjadi awal dari pengawasan yang lebih ketat agar aktivitas ilegal serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.

Warga juga menegaskan pentingnya konsistensi penegakan hukum. Bila praktik tambang ilegal masih tetap beroperasi setelah penertiban ini, masyarakat mendesak Polres Bangka untuk bertindak lebih tegas dan memastikan hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu.

“Jangan hanya ditertibkan hari ini, lalu beberapa waktu ke depan muncul lagi. Kami ingin kejelasan bahwa hukum ditegakkan secara berkelanjutan, agar wilayah ini tidak lagi tercemar oleh aktivitas ilegal,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya.

Dengan langkah ini, masyarakat berharap kawasan wisata Puri Ansel dapat kembali menjadi tempat yang nyaman dan bersih dari aktivitas penambangan ilegal.

Bravo Polres Bangka Tertibkan Tambang Depan Puri Ansel

BuwanaNews Setelah begitu lama dianggap meresahkan kegiatan penambangan ilegal di depan Puri Ansel dan pemberitaan yang terus menerus terkait aktifitas tersebut, hari ini polres Bangka melalui Polairud Bangka bergerak ke lokasi tambang tambang tersebut.

Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya, SH.., S.I.K memerintahkan kasat Polairud untuk segera melakukan penertiban tambang / ponton ilegal di epan wisata Puri Ansel.

Ketika di konfirmasi team media BUWANA EKSKLUSIF NEWS melalui sambungan telp kepada kasat polairud polres Bangka AKP. Arif Fabilah. SH yang juga didampingi Gakkum Polairud polres Bangka IPDA Agus indra Irawan membenarkan mendapat perintah Kapolres Bangka untuk melakukan penertiban tambang ilegal di depan Puri ansel yang memang udah viral kata beliau.

Lebih lanjut kasat Polairud AKP. Arif Fabilah. SH memerintah kan para penambang ilegal yang tidak termasuk dalam IUP PT TIMAH untuk segera keluar dari wilayah penambangan depan Puri Ansel.

Hal dilakukan adalah bentuk respon dan tindakan terhadap laporan masyarakat kepada polres Bangka terkait penambangan ilegal tersebut.@Efren Radiga

Tambang ILEGAL di Puri Ansel ditertibkan

BuwanaNews Setelah begitu lama dianggap meresahkan kegiatan penambangan ilegal di depan Puri Ansel dan pemberitaan yang terus menerus terkait aktifitas tersebut, hari ini polres Bangka melalui Polairud Bangka bergerak ke lokasi tambang tambang tersebut.

Kapolres Bangka AKBP Deddy Dwitiya, SH.., S.I.K memerintahkan kasat Polairud untuk segera melakukan penertiban tambang / ponton ilegal di depan wisata Puri Ansel.

Ketika di konfirmasi team media BUWANA EKSKLUSIF NEWS melalui sambungan telp kepada kasat polairud polres Bangka AKP. Arif Fabilah. SH yang juga didampingi Gakkum Polairud polres Bangka IPDA Agus indra Irawan membenarkan mendapat perintah Kapolres Bangka untuk melakukan penertiban tambang ilegal di depan Puri ansel yang memang udah viral kata beliau.

Lebih lanjut kasat Polairud AKP. Arif Fabilah. SH memerintah kan para penambang ilegal yang tidak termasuk dalam IUP PT TIMAH untuk segera keluar dari wilayah penambangan depan Puri Ansel.

Hal dilakukan adalah bentuk respon dan tindakan terhadap laporan masyarakat kepada polres Bangka terkait penambangan ilegal tersebut.@Efren Radiga

Rakernas dan Halal Bihalal DMI Ditutupi JK: Momentum Kebangkitan Ekonomi Umat

 

BuwanaNews Jakarta – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Dewan Masjid Indonesia (DMI) resmi ditutup oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI, Dr. H. Muhammad Jusuf Kalla (JK), pada Minggu malam, 18 Mei 2025, di Tavia Heritage Hotel, Jakarta.

Dalam sambutannya, JK yang juga merupakan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Rakernas yang telah hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai sesuai jadwal.

“Banyak masukan, harapan, dan program luar biasa yang disampaikan oleh pengurus wilayah DMI dari seluruh Indonesia. Ini membuktikan bahwa DMI benar-benar menjadi harapan umat, bukan hanya dalam kebangkitan semangat memakmurkan masjid, tapi juga dalam membangkitkan ekonomi umat melalui upaya memakmurkan masyarakat dan jamaahnya,” ujar JK penuh semangat.

Ketua Panitia Rakernas, Irjen Pol (Purn) Guntur, dalam pernyataannya menyebutkan bahwa seluruh rangkaian acara berlangsung lancar dan penuh kemudahan.

“Kami memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan kepada peserta. Semoga semua ini menjadi amal sholeh dan mendapat ridha Allah SWT,” tuturnya.

Ucapan terima kasih juga datang dari peserta Rakernas, antara lain Habib Muchsin Abu Bakar, SH, MH, Ketua PW DMI Maluku Utara, serta Ustadz H. Rusdiyanto, Lc, MA, Sekretaris PW DMI Bangka Belitung.

“Kami merasakan pelayanan yang sangat baik, mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga penyambutan yang ramah dari panitia. Mudah-mudahan seluruh panitia dan pengurus PP DMI senantiasa dalam lindungan Allah SWT, dimudahkan urusannya, dan diberikan umur panjang yang berkah, khususnya Pak JK yang di bulan Mei ini genap berusia 83 tahun,” ujar Habib Muchsin yang diamini oleh Ustadz Rusdiyanto.

Rakernas kemudian ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara DMI dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), disusul acara Halal Bihalal dan lantunan tilawah Al-Qur’an yang menggema penuh khidmat di arena Rakernas. Tilawah dibawakan oleh Qori’ nasional sekaligus Ketua PW DMI Bangka Belitung, HM. Rasyid Ridho, S.Ag, yang membacakan Surah At-Taubah ayat 18 tentang memakmurkan masjid serta Surah Al-Kautsar tentang perintah berkurban@ Zen Adebi.

DMI BABEL HADIRI RAKERNAS DAN SAFARI SUBUH DI JAKARTA

BuwanaNews Sabtu pagi 17 mei 2025 beberapa pengurus PW DMI BABEL berangkat menuju Jakarta dipimpin langsung oleh Ketua pw dmi babel Ust Ridho menghadiri acara Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Dewan Masjid Indonesia (DMI) bertempat di HOTEL TAIVA HERITAGE CEMPAKA PUTIH JAKARTA Acara di buka tepat pukul 14.00 wib oleh Ketua Umum Bpk Yusuf Kalla.

Pak JK dalam sambutannya menyampaikan agar semua PW DMI seluruh indonesia terus bergerak Memakmurkan masjid dan di makmurkan. Masjid akan makmur bila tiga komponen ini terlibat, yang pertama Ada yang membangun masjid, kedua ada yang mengurus masjid, dan yang ketiga ada yang sholat berjamaah di masjid , setelah tiga komponen ini jalan maka DKM Masjid harus mengelolanya dengan cerdas dan baik, masjidnya bersih, akustik soundnya baik, karpet yg baik, dan yang lebih penting lagi masyarakat di seputar masjid makmur dan senang ke masjid ujar pak JK.

Sementara Ketua Panitia (OC) Irjend (purn) Guntur menyampaikan rasa syukur dan terima kasih nya atas kehadiran hampir semua pengurus wilayah di seluruh indonesia dan juga terima kasih atas kehadiran Jajaan beberapa mentri Merah Putih diantaranya Mendiknas Prof Mukti, Menaker Prof Yassirly, Mentri ATR/BPN Nusron wahid, semoga RAKERNAS DMI ini berjalan lancar dan baik Ujar Pak Guntur..dalam sambutanya baik Prof Mukti, Prof Yassirli dan Pak Nusron wahid bertekad siap bekerja sama dengan DEWAN MASJID INDONESIA Di tandai penanda tanganan (MOU) antara Ketua Umum DMI Pak JK bersama ketiga menteri, Ketua PW Dewan Masjid Indonesia Bangkabelitung Ustadz HM.Rasyid Ridho,SAg merasa bersyukur dapat hadir di acara Rakernas ini dengan membawa enam anggota pengurusnya termasuk Sekwil DMI BABEL Ust Rusdiyanto,Lc Ust Ridho menyampaikan bahwa kehadiran di Rakernas ini sangat penting terutama bagaimana nanti hasil Rakernas ini dapat diturunkan ke wilayah dan kabupaten sehingga dapat menghasilkan dan melaksanakan program ini dengan baik satu Frekwensi sehingga tujuan tercapai Masjid Makmur masyarakat seputar masjid makmur, Dari Masjid Umat Bangkit dan Masjid betul-betul menjadi Solusi bagi Umat.

Pagi subuh 18 Mei 2025 DMI BABEL Safari subuh di MASJID TAIVA HERITAGE JAKARTA bersama DR KH.RAHMAD HIDAYAT,MSi dengan Tausiah KH.A.YANI dari PP DMI dalam tausiyahnya beliau menekankan perlunya DKM Masjid Ramah terhadap Jemaah sehingga jemaah benar-benar merasa nyaman didalam masjid dan ini semua tidak terlepas dari kekompakan dan pemahaman DKM Masjid ujar Kiyai A.Yani, Turut hadir juga Prof KH.Syukro acara ditutup dengan ramah tamah dan tanya jawab…TABAROKALLAH