Kasat Lantas Polres Bangka Pimpin Sosialisasi Ops Keselamatan Menumbing 2026 di SMAN 1 Merawang

 

BuwanaNews Merawang β€” Kasat Lantas Polres Bangka memimpin langsung kegiatan sosialisasi Operasi Keselamatan Menumbing 2026 yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Merawang, Rabu (4/2/2026) pagi.

 

Kegiatan tersebut diikuti oleh para pelajar SMAN 1 Merawang. Dalam kegiatan ini, Kasat Lantas Polres Bangka didampingi personel Subsatgas Dikmas dan Binluh sebagai narasumber, dengan total personel yang terlibat sebanyak dua orang.

Dalam sosialisasi tersebut Kasat Lantas Polres Bangka menyampaikan berbagai pesan Kamtibmas serta Kamseltibcar Lantas kepada para siswa. Selain itu, disampaikan pula pemahaman terkait pelaksanaan Operasi Keselamatan Menumbing 2026 yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat, khususnya pelajar, dalam berlalu lintas.

” Pelaksanaan sosialisasi ini kita lakukan dalam operasi keselamatan menumbing 2026, sehingga dapat memberikan pemahaman sejak dini terhadap siswa siswi SMA Negri 1 Merawang”, ujar AKP Kardonetso Siagian.

 

Para peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini, serta pemahaman hukum yang berlaku, di antaranya larangan terlibat tawuran, mengonsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkoba, aktivitas geng motor, serta penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Dari hasil kegiatan tersebut, para pelajar memahami pentingnya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Selain itu, peserta sosialisasi juga mengetahui bahwa Operasi Keselamatan Menumbing 2026 telah berlangsung sejak tanggal 2 Februari dan akan berakhir pada 15 Februari 2026.

 

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas serta turut menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Satlantas Polres Bangka Jadi Inspektur Upacara di SMA Muhammadiyah Sungailiat

BuwanaNewsBangka, Sungailiat β€” Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bangka melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada pelajar dengan bertindak sebagai Inspektur Upacara di SMA Muhammadiyah Sungailiat, Senin (02/02/2026).

Kegiatan upacara tersebut dipimpin oleh Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Bangka, Aiptu Dony Apriyandi, yang hadir sebagai Inspektur Upacara dengan melibatkan satu personel Satlantas.

Dalam amanatnya, Aiptu Dony Apriyandi menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas serta imbauan Kamseltibcar Lantas kepada seluruh peserta upacara. Ia menekankan pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia pelajar guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Selain itu, peserta upacara juga diberikan pemahaman terkait aturan hukum yang berlaku, antara lain larangan terlibat tawuran, mengonsumsi minuman keras, penyalahgunaan narkoba, aksi geng motor, serta imbauan agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak terlibat dalam penyalahgunaannya.

Pada kesempatan tersebut, Satlantas Polres Bangka juga mensosialisasikan pelaksanaan Operasi Keselamatan Menumbing 2026 yang telah dimulai sejak tanggal 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap keselamatan berlalu lintas.

Dikesempatan Lain Kasat Lantas AKP Kardonetso Siagian mengatakan Melalui kegiatan ini, para pelajar SMA Muhammadiyah Sungailiat dapat memahami pentingnya Kamseltibcar Lantas serta berperan aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

” Diharapkan siswa DNA siswi SMA Muhammadiyah Sungailiat dapat memahami pentingnya Kamseltibcar Lantas serta berperan aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat”, ujar AKP Kardonetso Siagian.

1. PENTINGNYA SUPREMASI HUKUM di INDONESIA 2. POLRI HARUSLAH KUAT DAN TIDAK BISA DI INTERVENSI

BuwanaNews Afrizal: Polri di Bawah Presiden Penting untuk Supremasi Sipil dan Stabilitas Bangsa

 

PANGKALPINANG – Sekretaris Forum Komunikasi Nelayan Nusantara (FKNN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Afrizal, menyatakan dukungannya terhadap posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada di bawah Presiden Republik Indonesia.

 

Menurut Afrizal, keberadaan Polri di bawah Presiden merupakan bagian penting dari upaya menjaga supremasi sipil, menegakkan keadilan yang tegak lurus, serta memastikan stabilitas bangsa yang berkelanjutan.

 

β€œPolri di bawah Presiden adalah bentuk penguatan supremasi sipil dalam sistem ketatanegaraan kita. Ini penting agar penegakan hukum berjalan adil, profesional, dan tidak berpihak,” ujar Afrizal dalam keterangannya, Senin (2/2/2026).

 

Ia menegaskan, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk di wilayah pesisir dan sektor kelautan yang menjadi ruang hidup para nelayan. Oleh karena itu, Polri dituntut untuk tetap independen, profesional, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

 

Afrizal juga mengapresiasi transformasi Polri melalui program Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan) yang dinilainya sejalan dengan harapan masyarakat, khususnya nelayan, terhadap pelayanan dan perlindungan hukum yang adil.

 

β€œKami dari Forum Komunikasi Nelayan Nusantara Babel mendukung Polri Presisi untuk Indonesia. Harapannya, Polri semakin dekat dengan masyarakat, mampu melindungi nelayan, serta menegakkan hukum secara humanis dan berkeadilan,” katanya.

 

Ia menambahkan, stabilitas keamanan yang terjaga dengan baik akan berdampak langsung pada keberlangsungan pembangunan nasional, termasuk ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir.

 

β€œStabilitas bangsa adalah fondasi pembangunan berkelanjutan. Kami percaya Polri dapat menjalankan perannya secara optimal di bawah kepemimpinan Presiden demi Indonesia yang aman, adil, dan berdaulat,” tutup Afrizal.

Polres Bangka Gelar Apel Pasukan Operasi Keselamatan Menumbing 2026

 

BuwanaNewsBangka – Polres Bangka menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Menumbing Tahun 2026, Senin pagi (02/02/2026). Kegiatan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Bangka Kompol Yosyua Surya Admaja dan dihadiri para Pejabat Utama (PJU) serta seluruh personel Polres Bangka.

Apel gelar pasukan ini dilaksanakan dalam rangka cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

 

Operasi Keselamatan Menumbing sendiri akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026.

 

Dalam amanatnya, Wakapolres Bangka Kompol Yosyua Surya Admaja menyampaikan bahwa apel gelar pasukan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana dan prasarana pendukung lainnya, sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan secara optimal serta berhasil sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

 

“Apel gelar pasukan bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana dan prasarana pendukung lainnya, sehingga pelaksanaan operasi dapat berjalan secara optimal serta berhasil sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan”, Kompol Yosyua Surya Admaja.

 

Pada pelaksanaan Operasi Keselamatan Menumbing Tahun 2026, Polri memprioritaskan kegiatan yang bersifat edukatif dan persuasif melalui kegiatan pendidikan masyarakat (Dikmas) lalu lintas.

 

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam berkendara serta kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas di jalan. Kegiatan tersebut juga didukung dengan penegakan hukum lalu lintas secara humanis.

 

Adapun target dan tujuan Operasi Keselamatan Menumbing 2026 antara lain meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, meningkatkan kesadaran serta kelengkapan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum, serta melakukan pergelaran personel Polantas di wilayah rawan kecelakaan (black spot) dan rawan pelanggaran (trouble spot) di wilayah hukum Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Selain itu, operasi ini juga dilaksanakan menjelang masuknya Bulan Suci Ramadan serta persiapan Operasi Ketupat 2026, sehingga jajaran Polantas dituntut untuk terus menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib, aman, dan lancar bagi seluruh masyarakat.

 

Dengan digelarnya Operasi Keselamatan Menumbing 2026, Polres Bangka berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di wilayah Kabupaten Bangka.

Sat Polairud Polres Bangka Laksanakan Patroli dan Pengamanan Wisata Pantai di Sungailiat

 

BuwanaNews BANGKA – Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Bangka melaksanakan kegiatan patroli dan pengamanan (pam) objek wisata pantai di wilayah Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, Minggu (1/2/2026) sore.

 

Patroli dan pengamanan tersebut dilakukan di sejumlah destinasi wisata pantai, yakni Pantai Tikus Emas, Pantai Batu Tunggal, Pantai Matras, dan Pantai Turun Aban, yang ramai dikunjungi masyarakat pada akhir pekan.

Kasat Polairud Polres Bangka, AKP Arif Fabilah, mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para wisatawan, sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan laut.

 

β€œPersonel kami melaksanakan patroli sekaligus memberikan imbauan kepada pengunjung agar tidak mandi di pantai saat gelombang besar serta tetap berhati-hati saat beraktivitas di tepi pantai,” ujar AKP Arif Fabilah.

Selain itu, petugas juga mengingatkan para orang tua agar selalu mengawasi anak-anak dan anggota keluarga ketika bermain di sekitar kawasan pantai guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

 

β€œAnggota Sat Polairud juga melakukan pemantauan aktif terhadap aktivitas pengunjung di sekitar pantai untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

 

Kegiatan patroli dan pengamanan wisata pantai tersebut berlangsung sejak pukul 14.00 WIB hingga selesai. Secara umum, situasi di seluruh lokasi terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

 

Menutup keterangannya, AKP Arif Fabilah mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat berwisata di kawasan pantai.

 

β€œKeselamatan pengunjung adalah prioritas utama. Kami mengajak masyarakat untuk mematuhi imbauan petugas dan tidak memaksakan aktivitas di laut apabila kondisi cuaca dan gelombang tidak memungkinkan,” pungkasnya.