Polres Bangka Imbau Masyarakat Waspada Karhutla, Segera Hubungi Layanan Darurat

 

BuwanaNews Bangka β€” Dalam upaya meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Bangka mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan sigap apabila terjadi kebakaran di wilayahnya, Rabu (1/4/2026).

 

Kapolres Bangka, AKBP Deddy Dwitiya Putra, menegaskan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan keselamatan bersama, khususnya di tengah potensi terjadinya karhutla. Ia mengingatkan agar warga tidak panik saat menghadapi situasi darurat, namun tetap bertindak cepat dan tepat.

 

β€œApabila terjadi kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkan kepada instansi terkait dengan informasi yang jelas dan akurat,” ujarnya.

 

Polres Bangka juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat secara bijak. Sejumlah nomor penting yang dapat dihubungi di antaranya Call Center Polri 110, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran di 113/1131, serta layanan kesehatan di 118/119.

 

Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran, serta turut berperan dalam pencegahan karhutla di lingkungan masing-masing.

 

Dengan adanya imbauan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diminimalisir serta keselamatan bersama tetap terjaga.

Nelayan Keluhkan Dugaan Limbah Minyak di Laut

BANGKA – Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang nelayan sedang memancing di laut namun menemukan adanya limbah minyak yang mengapung di permukaan air. Dalam video tersebut, nelayan itu mengeluhkan kondisi laut yang tercemar dan berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi persoalan tersebut.

Nelayan tersebut menduga limbah minyak yang mencemari perairan itu berasal dari aktivitas pabrik kelapa sawit yang berada tidak jauh dari wilayah pesisir. Kondisi ini dikhawatirkan dapat merusak ekosistem laut serta berdampak langsung terhadap penghasilan para nelayan yang menggantungkan hidup dari hasil laut.
Menanggapi hal itu, Ketua LBH Milenial Bangka Tengah Keadilan, Bung Dodoy, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan pemerintah daerah untuk segera melakukan penyelidikan terkait dugaan pencemaran lingkungan tersebut.
β€œJika benar adanya dugaan limbah minyak yang mencemari laut dan merugikan masyarakat nelayan, maka kami meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait segera turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan. Lingkungan laut adalah sumber kehidupan masyarakat pesisir yang harus dijaga bersama,” tegas Bung Dodoy.
Ia juga menambahkan bahwa pencemaran lingkungan tidak boleh dianggap sepele, karena selain merusak ekosistem, hal tersebut juga dapat melanggar aturan hukum yang berlaku.
β€œJangan sampai masyarakat nelayan yang menjadi korban. Kami meminta pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan pengecekan dan mengambil sampel air untuk memastikan sumber limbah tersebut. Jika terbukti ada perusahaan yang bertanggung jawab, maka harus ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tambahnya.
LBH Milenial juga menyatakan siap mengawal persoalan ini demi melindungi hak-hak masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan laut.