Breaking News
Dipimpin Mahmud Marhaba, Musdalub PJS Babel Tetapkan Agus Eko Secara Aklamasi sebagai Ketua DPD 2026–2027 Lapas Pangkalpinang Perkuat Citra Positif Pemasyarakatan lewat Musdalub PJS Babel Satresnarkoba Polres Bangka Tangkap Pengedar Sabu, Amankan 13 Paket Diduga Narkotika *DPC HNSI Kabupaten Bangka Soroti Lambannya Penanganan Pencarian Nelayan Hilang, Selamet Riyadi: Jangan Lempar Tanggung Jawab Saat Nyawa Dipertaruhkan* Sungailiat – DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka menyampaikan keprihatinan sekaligus kekecewaan atas penanganan awal pencarian dua nelayan yang masih hilang pasca insiden tabrakan antara tongkang dan empat kapal nelayan di perairan sekitar 50 mil dari Muara Air Kantung, Sungailiat. Ketua DPC HNSI Kabupaten Bangka, Selamet Riyadi, mengatakan pihaknya menerima informasi bahwa Kantor SAR Pangkalpinang telah melakukan koordinasi awal, namun menyampaikan bahwa lokasi kejadian masuk wilayah kerja Kantor SAR Tanjung Pinang sehingga penanganan operasi SAR dilimpahkan ke wilayah tersebut. Di tengah kondisi dua nelayan yang masih belum ditemukan, HNSI menilai koordinasi lintas wilayah harus dilakukan secara cepat tanpa menghambat operasi penyelamatan. “Kami menghormati pembagian wilayah kerja antarinstansi. Namun dalam kondisi darurat seperti ini, yang menjadi prioritas adalah penyelamatan nyawa manusia. Jangan sampai masyarakat melihat seolah-olah terjadi saling melempar tanggung jawab ketika dua nelayan masih belum ditemukan,” tegas Selamet Riyadi. DPC HNSI Kabupaten Bangka mengapresiasi langkah Kantor SAR Pangkalpinang yang telah meneruskan informasi kepada Kantor SAR Tanjung Pinang serta melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan kapal-kapal yang melintas di sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, HNSI berharap seluruh unsur SAR dapat bergerak secara terpadu tanpa terhambat batas administrasi wilayah. “Laut tidak mengenal batas wilayah administrasi. Keselamatan nelayan harus menjadi kepentingan bersama. Kami meminta Basarnas, TNI Angkatan Laut, Ditpolair, Laskar Sekaban, dan seluruh nelayan yang berada di sekitar lokasi untuk bersatu mempercepat pencarian dua korban yang masih hilang,” lanjutnya. DPC HNSI Kabupaten Bangka juga mengajak seluruh nelayan yang sedang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian agar meningkatkan pengawasan dan segera memberikan informasi apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban. HNSI menegaskan akan terus mengawal proses pencarian hingga kedua nelayan ditemukan serta meminta seluruh instansi terkait mengedepankan sinergi, koordinasi, dan aksi nyata. “Ini bukan soal kewenangan semata, tetapi soal kemanusiaan. Nyawa nelayan sedang dipertaruhkan. Kami berharap seluruh kekuatan yang ada segera bergerak bersama agar dua saudara kita dapat segera ditemukan,” tutup Selamet Riyadi. Empat Kapal Nelayan Ditabrak Tongkang di Perairan Bangka, Dua ABK Masih Hilang, HNSI Babel Minta Seluruh Unsur Bergerak Cepat

Dipimpin Mahmud Marhaba, Musdalub PJS Babel Tetapkan Agus Eko Secara Aklamasi sebagai Ketua DPD 2026–2027

http://BuwanaEksclusifNews.com (Pangkalpinang) – Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berlangsung khidmat dan penuh semangat persaudaraan di Resto Lucky 88, Pangkalpinang, Minggu (12/7/2026). 

Mengusung tema “Meneguhkan Integritas dan Kompetensi Wartawan untuk PJS yang Lebih Mandiri, Profesional dan Diakui,” agenda tersebut menjadi momentum penting dalam estafet kepemimpinan organisasi menuju PJS yang semakin solid dan berdaya saing.

Caption : Agus Eko Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD PJS Babel Periode 2026–2027.

Musdalub dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba, Ketua DPD PJS Bangka Belitung periode 2024–2026 Rikky Fermana, para pengurus DPP, serta delegasi DPC PJS Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Bangka Tengah, dan Kabupaten Bangka Selatan.

Sementara itu, peserta dari DPC Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur belum dapat mengikuti pembukaan kegiatan karena terkendala jadwal transportasi penyeberangan dari Pulau Belitung dan baru tiba di Pangkalpinang pada sore hari untuk bergabung dalam rangkaian Musdalub.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba menegaskan pentingnya menjaga marwah organisasi melalui peningkatan kualitas sumber daya wartawan yang profesional, berintegritas, serta berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik.

Memasuki agenda pemilihan Ketua DPD PJS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mahmud Marhaba memimpin langsung jalannya sidang dengan mengedepankan asas demokrasi dan musyawarah mufakat.

Saya ingin memastikan proses ini berjalan secara terbuka, demokratis, dan sesuai mekanisme organisasi. Apakah dari DPC Kota Pangkalpinang, Kabupaten Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, maupun rekan-rekan dari Belitung dan Belitung Timur yang menyusul, ada nama lain yang hendak diusulkan sebagai calon Ketua DPD PJS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung? Silakan disampaikan apabila ada,” tanya Mahmud Marhaba di hadapan peserta Musdalub.

Menanggapi pertanyaan tersebut, satu per satu perwakilan DPC menyampaikan sikap organisasinya. Seluruh peserta secara bulat menyatakan tidak mengusulkan nama lain dan sepakat memberikan dukungan penuh kepada Agus Eko dari DPC Kabupaten Bangka sebagai satu-satunya kandidat yang dinilai mampu membawa PJS Bangka Belitung semakin maju, profesional, dan berintegritas.

Setelah memastikan tidak ada lagi usulan tambahan dari seluruh peserta yang memiliki hak suara, pimpinan sidang menetapkan Agus Eko sebagai calon tunggal. Keputusan tersebut kemudian disahkan melalui mekanisme aklamasi, sehingga Agus Eko resmi terpilih sebagai Ketua DPD Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2026–2027.

Sebagai puncak rangkaian Musdalub, dilaksanakan prosesi serah terima bendera pataka DPD PJS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam suasana khidmat dan penuh makna, Rikky Fermana secara simbolis menyerahkan bendera pataka organisasi kepada Agus Eko, disaksikan langsung oleh Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba dan seluruh peserta Musdalub.

Penyerahan bendera pataka menjadi simbol estafet kepemimpinan, amanah organisasi, serta komitmen untuk melanjutkan perjuangan membesarkan PJS di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dalam sambutan perdananya sebagai Ketua DPD PJS Bangka Belitung periode 2026–2027, Agus Eko mengajak seluruh keluarga besar PJS untuk memperkuat persatuan dan menjadikan organisasi sebagai rumah bersama bagi insan pers yang profesional.

Kepercayaan yang diberikan kepada saya merupakan amanah besar yang akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab. Kepemimpinan ini bukan milik seorang ketua, melainkan milik seluruh keluarga besar PJS Bangka Belitung. Mari kita bangun organisasi ini dengan semangat kolaborasi, integritas, dan profesionalisme agar semakin dipercaya masyarakat,” ujar Agus Eko.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang telah meletakkan fondasi organisasi dengan baik.

Saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Saudara Rikky Fermana yang telah membawa PJS Bangka Belitung menjadi salah satu tonggak organisasi pers yang kuat di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Insyaallah, fondasi yang telah dibangun akan kami lanjutkan dengan kepemimpinan yang lebih solid, lebih kompak, dan terus melahirkan wartawan yang berintegritas serta berkompeten,” tegasnya.

Sementara itu, usai prosesi serah terima bendera pataka, Ketua DPD PJS Bangka Belitung demisioner Rikky Fermana menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar PJS yang telah menjaga soliditas organisasi selama proses Musdalub berlangsung.

Saat diwawancarai awak media, Rikky mengaku bersyukur karena seluruh tahapan Musdalub berjalan dengan lancar, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan.

Alhamdulillah, Musdalub hari ini berjalan dengan sangat baik. Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum DPP PJS, seluruh pengurus DPC, panitia, dan seluruh anggota yang telah menyukseskan agenda organisasi ini. Terpilihnya Saudara Agus Eko secara aklamasi menunjukkan bahwa PJS Bangka Belitung tetap mengedepankan musyawarah dan kekompakan dalam menentukan arah organisasi ke depan,” ujar Rikky.

Ia berharap kepemimpinan baru mampu membawa PJS Bangka Belitung semakin berkembang dan menjadi rumah besar bagi para jurnalis yang menjunjung tinggi profesionalisme serta kode etik jurnalistik.

Saya menitipkan amanah organisasi ini kepada Ketua DPD yang baru, Saudara Agus Eko. Saya yakin, dengan dukungan seluruh DPC dan anggota, beliau mampu membawa PJS Bangka Belitung menjadi organisasi yang semakin mandiri, profesional, berintegritas, dan semakin diakui, baik di tingkat daerah maupun nasional. Mari kita tinggalkan perbedaan, perkuat persaudaraan, dan bersama-sama membesarkan PJS,” tutup Rikky Fermana.

Pada kesempatan tersebut juga mengemuka harapan seluruh peserta agar pengalaman dan dedikasi Rikky Fermana dapat terus memberikan kontribusi bagi organisasi di tingkat nasional.

Rikky diketahui akan maju sebagai calon kandidat Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PJS pada Musyawarah Nasional (Munas) PJS mendatang, sebagai bentuk kesinambungan pengabdian dalam membesarkan Pro Jurnalismedia Siber di tingkat nasional.

Dengan kepemimpinan baru di Bangka Belitung dan regenerasi yang berjalan harmonis, PJS optimistis semakin kokoh sebagai organisasi pers yang profesional, independen, dan berintegritas. (BEN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *