Aksi Damai 9 Desa Tak Berbuah Hasil, ALMASTER Sebut Bupati Gagal Jawab Tuntutan Plasma

http://BuwanaEksclusifNews.com (SUNGAILIAT) – Aksi damai ratusan warga dari sembilan desa di Kabupaten Bangka di Kantor Bupati Bangka, Kamis (6/8/2026), berakhir kecewa. Massa yang menuntut penyelesaian hak kebun plasma PT Gunung Maras Lestari (GML) yang disebut berlarut 30 tahun, menilai dialog dengan Bupati Bangka Fery Insani tidak menyentuh substansi.

Sejak pagi, massa memadati halaman kantor bupati membawa spanduk bertuliskan “30 Tahun Plasma Kami Dibodohi PT GML” dan “Plasma Sawit Harga Mati”. Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan Polres Bangka dan Satpol PP. Koordinator lapangan, Adi, menegaskan warga datang bukan mencari konflik melainkan menuntut kepastian hak.

Caption : Aksi damai yang digelar ratusan perwakilan masyarakat dari sembilan desa di Kabupaten Bangka di Kantor Bupati Bangka, Kamis (6/8/2026).

Kekecewaan memuncak saat dialog. Penasehat ALMASTER Babel, Palgunadi alias Tok Gun, didampingi Ketua ALMASTER Babel Muhamad Zen, mengatakan yang ditanyakan warga adalah penyelesaian hak plasma 30 tahun ke belakang, namun jawaban pemerintah lebih banyak membahas skema plasma ke depan jika HGU PT GML diperpanjang.

Harapan masyarakat sederhana, pemerintah berdiri bersama rakyat. Yang dirasakan justru perhatian lebih besar diarahkan pada keberlangsungan investasi dibanding memastikan hak masyarakat diselesaikan terlebih dahulu,” kata Tok Gun. Ia menyebut di tengah warga kini berkembang persepsi miring bahwa sebagian kades dan oknum pejabat terkesan ‘masuk angin’.

Ketua ALMASTER Babel, Muhamad Zen, menegaskan aksi ini bukan akhir. Jika tidak ada langkah nyata, masyarakat akan menempuh jalur konstitusional dengan mengajukan mosi tidak percaya kepada Bupati Bangka dan para kades di sembilan desa kepada Menteri Dalam Negeri.

Kesabaran masyarakat sudah diuji tiga dekade. Hari ini mereka tidak lagi meminta janji, tetapi menuntut penyelesaian,” pungkas Zen.(BEN) 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *