
PANGKALPINANG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) Tahun 2026 sebagai bagian dari langkah strategis memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menyongsong agenda besar nasional. Sabtu (4/7/2026)
Musdalub PJS Babel dijadwalkan berlangsung pada 12–13 Juli 2026 di Resto Lucky 88, Pangkalpinang. Forum tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas organisasi, meningkatkan profesionalisme insan pers, serta mempersiapkan PJS agar memenuhi berbagai persyaratan sebagai organisasi konstituen Dewan Pers.
Ketua DPD PJS Bangka Belitung, Rikky Fermana, mengatakan Musdalub merupakan amanah organisasi sekaligus tindak lanjut atas arahan Ketua Umum DPP PJS. Karena itu, seluruh jajaran pengurus dan anggota di daerah diharapkan dapat menyukseskan agenda tersebut dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaan.
Hal itu disampaikan Rikky usai memimpin rapat pra-persiapan Musdalub bersama pengurus dan anggota PJS Babel, di sekretariat KBO Babel, Sabtu (4/7/2026).
“Musdalub ini bukan hanya agenda pergantian kepengurusan ataupun memenuhi mekanisme organisasi. Lebih dari itu, ini merupakan momentum untuk memperkuat fondasi PJS sebagai organisasi pers yang profesional, solid, dan mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang,” ujarnya.
Menurut Rikky, pelaksanaan Musdalub juga menjadi bagian dari persiapan menuju Musyawarah Nasional (Munas) III PJS Tahun 2026. Oleh sebab itu, seluruh proses pelaksanaan akan mengedepankan prinsip demokrasi, musyawarah mufakat, serta menjunjung tinggi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi.
Ia berharap melalui forum tersebut akan lahir kepengurusan yang memiliki komitmen kuat dalam membangun organisasi, meningkatkan kompetensi anggota, serta mempererat solidaritas insan pers di Bangka Belitung.
“Harapan kita, Musdalub mampu menghasilkan kepengurusan yang amanah, visioner, dan mampu membawa PJS Babel semakin maju. Organisasi ini harus menjadi rumah besar bagi para jurnalis yang menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, independensi, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalistik,” katanya.
Lebih lanjut, Rikky menegaskan bahwa keberadaan PJS tidak hanya berorientasi pada penguatan organisasi semata, tetapi juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan berpihak pada kepentingan publik.
Dengan semangat kebersamaan yang terus terbangun, DPD PJS Bangka Belitung optimistis pelaksanaan Musdalub 2026 akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat eksistensi organisasi, sekaligus menjadi langkah nyata menuju PJS yang semakin profesional, kredibel, dan siap menjadi bagian dari konstituen Dewan Pers. (ril)




