*Khasiat Kompos Lapas Pangkalpinang Teruji, Hasilkan Panen 231 Kg Semangka*

Pangkalpinang, INFO_PAS – Panen 231 kilogram semangka dari lahan seluas 160 meter persegi menjadi bukti nyata khasiat kompos organik produksi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang. Senin (8/6) sore. Capaian tersebut menunjukkan pemanfaatan kompos hasil olahan sendiri mampu meningkatkan kualitas pertumbuhan tanaman hingga menghasilkan panen yang melimpah dan bernilai ekonomi.

Kegiatan panen tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, Penanggung Jawab Kantor Berita Online (KBO) Bangka Belitung, Rikky Fermana, didampingi Sekretaris Muhammad Zen, serta jajaran Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pangkalpinang.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, menegaskan bahwa keberhasilan panen tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dalam mengoptimalkan sarana yang tersedia di tengah berbagai kekurangan dan ketidaksempurnaan.

β€œKami tetap bersemangat untuk memberikan yang terbaik bagi pembinaan Warga Binaan dan terus berupaya menghadirkan program-program yang produktif, sehingga Pemasyarakatan benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Sugeng.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan yang menjadi prioritas Presiden, serta tindak lanjut arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

β€œPanen yang diperoleh hari ini menunjukkan hasil yang sangat baik. Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari penggunaan pupuk nutrisi dan kompos organik yang diproduksi sendiri oleh Lapas Pangkalpinang,” ungkap Ade.

Ade menambahkan, hasil panen tersebut akan dipasarkan melalui Seksi Kegiatan Kerja kepada mitra penyedia, Acing Fresh, sesuai komitmen kerja sama yang telah terjalin. Selain itu, sebagian hasil produksi juga akan disalurkan kepada warga binaan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di dalam Lapas.

β€œHasil penjualan panen ini akan dikembalikan untuk mendukung pembinaan, kegiatan kerja, serta kesejahteraan pegawai dan warga binaan melalui koperasi,” tegas Ade.

Penanggung Jawab KBO Bangka Belitung, Rikky Fermana, turut mengapresiasi keberhasilan program ketahanan pangan yang dijalankan Lapas Pangkalpinang. Menurutnya, hasil panen yang diperoleh menunjukkan bahwa pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan mampu menghasilkan karya yang nyata dan berdampak positif.

β€œProgram ini tidak hanya menghasilkan panen berkualitas, tetapi juga membuktikan manfaat kompos produksi sendiri serta keterbukaan Lapas Pangkalpinang dalam menunjukkan program-program positif kepada masyarakat,” ujar Rikky.

Lapas Pangkalpinang berharap program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian warga binaan terus berkembang melalui pemanfaatan kompos produksi sendiri, optimalisasi lahan produktif, dan penguatan keterampilan, sehingga semakin memberikan manfaat bagi masyarakat. (kp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *