
PANGKALPINANG-
Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengimbau seluruh nelayan agar meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan dini yang dikeluarkan oleh BMKG. Berdasarkan prakiraan cuaca terbaru, Kepulauan Bangka Belitung termasuk dalam wilayah yang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang.
Ketua DPD HNSI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan, S.PKP, mengatakan keselamatan nelayan harus menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Kami mengimbau seluruh nelayan di Bangka Belitung agar tidak memaksakan diri melaut apabila kondisi cuaca memburuk. Selalu pantau informasi resmi BMKG, lengkapi perlengkapan keselamatan, dan pastikan kapal dalam kondisi laik berlayar. Keselamatan jiwa jauh lebih penting daripada hasil tangkapan,” Demikian diungkap Ridwan kepada BEN Grup Sabtu, (27/6/26)
Ridwan juga meminta seluruh pengurus DPC HNSI di kabupaten dan kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk aktif menyebarluaskan informasi peringatan dini cuaca kepada para nelayan, pemilik kapal, dan masyarakat pesisir agar dapat mengantisipasi risiko yang ditimbulkan oleh hujan lebat, gelombang tinggi, maupun angin kencang.
Selain itu, DPD HNSI Babel mengajak nelayan untuk selalu memperhatikan perkembangan cuaca sebelum berangkat melaut, menyiapkan alat komunikasi yang berfungsi dengan baik, menggunakan pelampung keselamatan, serta segera kembali ke daratan apabila cuaca berubah secara tiba-tiba.
“Kami berharap seluruh nelayan tetap mengutamakan prinsip Safety First dalam setiap aktivitas di laut. Semoga seluruh nelayan Bangka Belitung senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan kelancaran dalam mencari nafkah,” tutup Ridwan. (ril)












