HNSI Babel Desak Tambang Menjauh dari Alur Muara Air Kantung, Keselamatan Nelayan Dipertaruhkan

BANGKA, buwanaeksclusifnews.com – Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Kepulauan Bangka Belitung menyerukan agar seluruh aktivitas penambangan yang beroperasi di kawasan Muara Air Kantung segera menjauh dari alur pelayaran nelayan. Seruan ini disampaikan menyusul meningkatnya kepadatan aktivitas tambang yang dinilai berpotensi mengganggu keselamatan serta kelancaran lalu lintas kapal nelayan.

Ketua DPD HNSI Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan, S.PKP, menegaskan bahwa Muara Air Kantung merupakan jalur strategis sekaligus urat nadi perekonomian ribuan nelayan di Kabupaten Bangka. Karena itu, keberadaan ponton maupun aktivitas penambangan di sekitar jalur keluar masuk kapal harus mengedepankan aspek keselamatan dan kepentingan nelayan.

“Muara Air Kantung adalah akses vital bagi nelayan. Kami mengimbau seluruh penambang untuk menjauh dari alur pelayaran agar aktivitas keluar masuk kapal dapat berlangsung aman dan lancar setiap hari,” tegas Ridwan.

Menurutnya, semakin sempitnya ruang gerak kapal akibat aktivitas tambang dapat meningkatkan risiko kecelakaan laut, terutama saat cuaca buruk, gelombang tinggi, maupun pada malam hari ketika jarak pandang terbatas.

HNSI menegaskan bahwa pihaknya tidak mempersoalkan siapa yang melakukan aktivitas penambangan. Namun, seluruh kegiatan harus tetap menghormati ruang gerak nelayan dan tidak menghambat akses pelayaran yang menjadi kebutuhan utama masyarakat pesisir.

“Kami berharap seluruh pihak dapat menunjukkan kepedulian terhadap nelayan. Jangan sampai aktivitas ekonomi yang dijalankan justru mengorbankan keselamatan serta mata pencaharian masyarakat yang menggantungkan hidup dari laut,” ujarnya.

DPD HNSI Babel juga mengajak pemerintah daerah, aparat terkait, serta pelaku usaha pertambangan untuk bersama-sama menjaga kelancaran alur Muara Air Kantung agar tetap terbuka, aman, dan dapat digunakan secara optimal oleh nelayan.

Ridwan menilai harmonisasi antara sektor pertambangan dan perikanan sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat pesisir. Dengan adanya kesadaran dan komitmen bersama, kedua sektor tersebut dapat berjalan berdampingan tanpa menimbulkan konflik di lapangan.

“Keselamatan nelayan harus menjadi prioritas utama. Alur Muara Air Kantung wajib tetap terbuka, aman, dan bebas dari segala hambatan yang dapat mengganggu aktivitas pelayaran nelayan,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *