Lapas Pangkalpinang Panen 441 Kg Jagung Pipil, Kakanwil Ditjenpas Kep. Babel Apresiasi

http://BuwanaEksclusifNews.com (Pangkalpinang) , INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang kembali membuktikan keberhasilan pembinaan Warga Binaan melalui program ketahanan pangan dengan memanen 441 kg jagung pipil hibrida, Sabtu (1/8).

Bertempat di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), panen tersebut merupakan hasil budidaya Warga Binaan di lahan seluas 750 m2 yang mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina.

Kepala Lapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan, mengatakan keberhasilan ini membuktikan program pembinaan kemandirian mampu menghasilkan produk bernilai ekonomi. Ia juga mengungkapkan bahwa budidaya jagung dilakukan oleh Warga Binaan bersama petugas dengan memanfaatkan kompos hasil produksi sendiri sebagai media penyubur tanah.

Panen ini merupakan bukti bahwa kami sangat serius melaksanakan pembinaan, tidak hanya berfokus pada pembentukan karakter, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan pengalaman, keterampilan, dan etos kerja yang produktif,” ungkap Sugeng.

Sugeng menambahkan, panen tersebut menjadi wujud dukungan Lapas Pangkalpinang terhadap penguatan ketahanan pangan melalui optimalisasi SAE sebagai wadah pembinaan kemandirian Warga Binaan.

Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program pembinaan berbasis ketahanan pangan sebagai implementasi Asta Cita Presiden dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan guna mewujudkan pembinaan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan,” tegas Sugeng.

Di sisi lain, Kepala Sub Seksi Pengelolaan Hasil Kerja dan Sarana Kerja, Eko Cahyono, menjelaskan bahwa hasil panen jagung pipil tersebut akan dipasarkan kepada mitra yang selama ini mendukung pemasaran hasil pembinaan Warga Binaan.

305 kg jagung pipil ini akan dipasarkan kepada mitra kami, yaitu Acun Aquarium. Kolaborasi ini menjadi bagian penting untuk meningkatkan nilai tambah hasil pembinaan sekaligus memberikan pengalaman berwirausaha kepada Warga Binaan,” jelas Eko.

Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, mengapresiasi capaian yang diraih Lapas Pangkalpinang. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa pembinaan di Lapas mampu menghasilkan karya produktif yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan maupun masyarakat.

Panen ini bukti keberhasilan pembinaan di Lapas Pangkalpinang. Saya berharap program produktif seperti ini terus dikembangkan agar Pemasyarakatan semakin bermanfaat untuk masyarakat,” pungkas Ade.

Melalui optimalisasi SAE, Lapas Pangkalpinang berkomitmen terus menghadirkan pembinaan yang menghasilkan manfaat ekonomi, sosial, dan mendukung keberhasilan reintegrasi Warga Binaan ke tengah masyarakat. (BEN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *